Selasa, 14 Juli 2015

Selasa, 14 Juli 2015

CERAMAH TARAWIH HARI AHAD 25 RAMADHAN 1436 H

CERAMAH TARAWIH HARI MINGGU 25 RAMADHAN 1436 H
DARI MASJID AL AKBAR SURABAYA
(HARI MINGGU, 12 JULI 2015)
Oleh
Prof. Dr. H. Syafiq Mughni, M.A.
(Guru Besar UINSA)
Ceramah Tarawiih Ini Disiarkan Langsung dari Ruang Utama Shalat di Masjid Al Akbar Surabaya, antara ba’da shalat isya dan qabla shalat tarawih.
Dipublikasikan pertama kali dalam bentuk tulisan di blog Masjid Al Hikmah Kebonsari Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia pada hari Selasa, 14 Juli 2015

======================================
ISLAM TO PEACE
ISLAM UNTUK PERDAMAIAN
======================================

(Maaf saudara muslim di seluruh dunia, ceramah ini tidak diringkas oleh Admin, kami menampilkan ucapan aslinya. Maaf bagi yang meminta terjemahannya ke dalam Bahasa Inggris, Kami Admin belum menerjemahkan ceramah ini ke dalam Bahasa inggris)

Jamaaah yang berbahagia,
Islam adalah suatu agama yang menjnjung tinggi kehidupan yang damai, nabi kita Muhammad SAW bersabda:
ألا ادلكم على شىء إذا فعلتموه تحاببتم؟
A laa adullukum 'alaa syai'in idzaa fa'altumuuhu tahaababtum
Maukah aku tunjukkan suatu perbuatan yang apabila engkau laksanakan pasti akan terjalin kasih sayang di antara kamu semua, apa itu?
أفشوا السلام على من عرفت ومن لم تعرف
Afsyu salaam ‘alaa man arofta wa man lam ta’rif
Ialah menyebarluaskan salam kepada orang yang engkau kenal maupun tidak engkau kenal. Jika salam kita laksanakan setiap kita ketemu dengan saudara-saudara kita, kita menyatakan 
السلام عليكم
assalamualaikum, maka itu artinya adalah bahwa tidak akan ada permusuhan, yang ada adalah perdamaian di antara kita,
Tetapi janganlah itu hanya berhenti pada tataran ucapan, kita harus tunjukkan di dalam amal perbuatan, di dalam sikap kita terhadap orang lain,
Kita harus menjadi sumber keselamatan orang
Kita harus menjadi sumber kemaslahatan,
dan jangan sampai kita menjadi sumber malapetaka bagi orang lain,
Dalam banyak sekali hadist-hadist Rosulillah SAW menyatakan bahwa kita harus saling cinta mencintai di antara kita. Kita harus saling menolong, kita harus menjadi rahmat bagi orang lain.
Itu semua menunjukkan bahwa agama Islam menjunjung tinggi perdamaian, menjunjung tinggi kehidupan yang damai, tanpa permusuhan, tanpa konflik di antara kita semua.

Kalau kita lihat sekarang ini banyak sekali masalah yang terjadi di dunia, dan ini tentu bukan hanya menimpa umat islam saja.
Di dalam islam memang ada kelompok yang cenderung kepada kekerasan
Bagaimana gerakan ISIS misalnya di Timur Tengah, yang membunuh sekian ribu sesama muslim  mungkin tanpa merasakan bersalah, tidak ada perasaan bahwa itu adalah dosa yang sangat besar membunuh sesama muslim.
Kita melihat juga buku haram di Nigeria, mereka juga membunuhi orang-orang islam, dan korban yang terbesar adalah menimpa orang-orang islam.
Ini adalah satu perbuatan yang membuat image, yang membuat citra islam bukan sebagai agama perdamaian tetapi agama kekerasaan,
Sekalipun demikian kita juga melihat bahwa kekerasan konflik itu juga menimpa penganut agama lain: bagaimana orang-orang Hindu yang menzalimi orang-orang muslim di Myanmar, bagaimana orang-orang Hindu di india yang sering kali merusak masjd-masjid islam, demikian juga orang Kristen di Amerika, di negara-negara barat yang lain, itu juga kadang-kadang mengancam, merusak tempat-tempat  ibadah umat islam
Oleh karena itu maka sesungguhnya ini adalah problem semua agama termasuk umat islam yang harus ikut menjunjung tinggi perdamaian atau menegakkan kehidupan yang damai di antara kita semua. Kalau tidak, maka akan ada citra bahwa islam adalah agama kekerasan, islam adalah agama terorisme.

Ada salah seorang warga negara Iggris kulit putih, yang masuk Islam, kemudian belajar islam di perguruan tinggi merubah namanya menjadi Abdul Hamid Alghare, beliau kemudian selama lebih dari 30 tahun menjadi Guru Besar di sebuah universitas di Amerika Serikat. Pada suatu ketika beliau akan naik taksi dan sopirnya itu adalah orang amerika keturunan India, dan wajahnya sulit untuk dibedakan mana orang keturunan India atau Pakistan, kalau keturunan india kemungkinan besar beragama hindu, tetapi kalau keturunan pakistan kemungkinan besar dia beragama islam.
Kemudian ketika Hamid Alhgare masuk ke dalam taksi  itu, sopir tersebut menyatakan don’t worry i am not a moslem, jangan takut saya bukanlah seorang muslim,
Apa yang ada di dalam pikirannya adalah kekhawatiran jangan-jangan penumpangnya itu merasa ketakutan karena sopirnya seorang muslim dan setiap orang islam akan menjadi ancaman bagi orang-orang yang tidak beragama islam, 
Tetapi Abdul Hamid Alghare tidak kalah pinter dia kemudian menjawab dengan mengatakan don’t worry i am a moslem, jangan takut saya adalah seorang muslim,
Maka kemudian terjadilah dialog di atas taksi itu dan Abdul Hamid Alghare menjelaskan bagaimana sesungguhnya islam mengajarkan tentang perdamaian,

Banyak sekali ayat-ayat alquran dan sunnah Rosulillah SAW yang mengharuskan kita menegakkan perdamaian

Kalau pada zaman Nabi Muhammad SAW terjadi peperangan itu adalah karena kaum muslimin di Madinah diserang oleh kaum musyrikin dan kemudian ketika bertahan maka mau tidak mau terjadilah peperangan antara kaum muslimin dan kaum musyrikin,

Demikian juga sistem politik yang terjadi pada zaman tu tidak ada satu negara pun yang tidak ekspansionis, tidak ada satu kekuasaan pun yang tidak ingin memperluas kawasan kekuasaannya, maka jika umat islam tidak melakukan hal yang sama pasti akan dihancurkan, akan digusur oleh kekuasaaan-kekuasaan lain yang bersifat ekspansionis.

Demikian juga terjadi pada zaman sahabat-sahabat Rosulillah SAW, dan seterusnya pada zaman Taabi’in dan Tabiut Tabiiin, maka seseungguhnya ciri dari islam yang damai itu tetap ditegakkan tetapi terjadi peperangan terjadi konflik adalah karena situasi yang memaksa yang mendorong umat islam untuk melakukan hal yang sama.
Oleh karena itulah maka ketika tidak terjadi lagi peperangan, ketika dalam dunia aman, maka sesungguhnya islam mengharuskan kita untuk menjaga keamanan menjaga ketertiban. Kalau tidak, maka ini akan menjadi masalah besar, karena umat islam adalah umat yang ikut bertanggung jawab untuk membangun peradaban dunia, untuk menjamin bagaimana tatanan kehidupan dunia ini mencerminkan keadilan, dan dengan keadilan itulah insya allah akan terjadi keamanan.

KONFLIK BISA DISELESAIKAN APABILA KEADILAN DITEGAKKAN DAN SELAMA KEADILAN TIDAK DITEGAKKAN MAKA KONFLIK AKAN SELALU TERJADI.

Oleh karena itu maka di samping islam mendorong kita untuk membangun perdamaian, pada saat yang sama islam juga mendorong untuk ditegakkannya keadilan dalam setiap sudut kehidupan kita.

Mudah-mudahan dengan puasa yang kita laksanakan selama bulan ramadhan ini mendidik kita untuk menjadi manusia yang penuh dengan marhamah, manusia yang menyayangi orang lain, manusia yang bisa menjaga kehidupan yang damai di antara kita semua.
ربنا اتنا في الدنيا حسنه وفي الاخره حسنه وقنا عذاب النار
سبحان ربّك ربّ العزّة عمّا يصفون.وسلامٌ على المرسلين.والحمد لله ربّ العالمين
Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaaabannaar. Subhaana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifuuun, wa salaamun ‘alal mursaliiin wal hamdu lillaahi robbil ‘aalamiin,

======================================
======================================

Sekian ceramah tarawih 1436 H di Masjid Al Akbar Surabaya yang disampaikan oleh Prof.Dr.H.Syafiq Mughni sebagai kopian asli tanpa editing oleh Admin,
Terima kasih atas perhatiannya,
Terima kasih atas kunjungannya,
Terima kasih juga kepada Blogger dan Timnya yang telah mewadahi tulisan ini.
Terima kasih juga kepada Facebook dan Timnya yang telah menyebarkan tulisan ini.
Salam Ramadhan 1436 H,
Admin,